“Tubo Balerang” Rugikan Petani Keramba Danau Maninjau

515 views

Wisata Dan Info Sumbar “Tubo Balerang” Rugikan Petani Keramba Danau Maninjau

20141231311214154018_ikan_mati
Akibat Tubo Belerang, ribuan ikan-ikan mati keramba milik petani di Danau Maninjau (Yanto/sumbartoday.com)

LUBUK BASUNG, SUMBARTODAY – Cuaca ekstrim yang melanda beberapa daerah di Sumatera Barat bebera hari ini,  berdampak luas kepada petani.  Seperti yang dialami petani  jala apung atau  keramba di kawasan Danau Maninjau Kabupaten Agam, yang merugi ratusan juga akibat matinya  ribuan ikan keramba milik mereka.

Diduga air danau  yang  seperti gelombang besar, akibat angin kencang mengakibatkan matinya ikan-ikan tersebut. Hingga Sabtu malam pukul 20.00 WIB, agin kencang masih melanda kawasan danau tersebut.  Petani berusaha menyelamatkan ikan-ikan yang masih hidup guna mengurangi kerugian yang lebih besar lagi.

“Kami harus  melakukan panen lebih awal  untuk menekan kerugian yang lebih besar. Ikan-ikan yang mabuk akibat gelombang air danau,  kami ambil dan dijual dengan harga Rp 5000 dari harga Rp 23.000 ribu perkilonya. Sementara ikan Nila kami jual Rp. 4000 dari harga normal Rp. 19.000 perkilonya,” ” Ucap Yefri St. Sari Alam, petani keramba kepada sumbartoday, Sabtu (27/8)

Lebih lanjut menurut mantan inyiak wali nagari ini, ikan-ikan ini mati mendadak sekitar Jumat(26/8) pagi di Lingai, Nagari Duo Koto, kemudian berlanjut ke daerah Sungai Tampang. Diduga akibat angin kencang, sehingga membuat tinggi gelombang air danau dan memicu belerang yang ada di danau Maninjau tersebut.

“Tubo balerang dan angin kencang akibat hujan deras pada Selasa dan Rabu Lalu mengakibatkan ikan-ikan ini mati, tidak saja ikan-ikan yang ada dikeramba kami, Rinuak, Asang, dan kailan, ikan asli danau inipun,  banyak yang mati,” tukuk Yefri.

“Saat ini kami terkendala es batu, guna pengawetan ikan yang sudah dipanen. Ini akibat banyaknya petani yang melakukan panen,  sehingga stok es batu habis disekitar danau Maninjau  ini. Kami beharap kepada pemerintah kabupaten, kiranya  dapat membangun pabrik es batu didaerah ini guna dapat membantu petani ikan keramba, sebagai  pengawet ikan-ikan yang dipanen juga yang dikirim jarak jauh,” ucapanya. (Yanto)