Minang Rancak – Indahnya Danau Maninjau

9 views

Wisata Dan Info Sumbar Indahnya Danau Maninjau Di sini berbagi segala macam wisata,kulinef,loker sekitar Sumatera Barat

A. Selayang Pandang

Danau
Maninjau merupakan danau vulkanik, berada di ketinggian 461,50 meter di
atas permukaan laut. Luasnya sekitar 99,5 km² dan memiliki kedalaman
maksimum 495 meter. Keberadaan Danau Maninjau menciptakan sebuah cerita
legenda “Bujang Sembilan”, yang dipercaya keberadaannya oleh masyarakat sekitar. Alkisah ada satu keluarga terdiri dari 10 orang, 9 orang laki-laki (bujang)
dan seorang perempuan bernama Sani. Keelokkan paras dan perilaku Sani
menjadi daya pikat tersendiri bagi seorang pemuda bernama Sigiran.
Singkat kata mereka kemudian menjalin asmara. Suatu hari mereka dituduh
telah melakukan perbuatan amoral oleh para bujang. Untuk membuktikannya,
mereka melompat ke kawah gunung Tinjau. Mereka bersumpah jika mereka
melakukan tindak amoral maka gunung ini tidak akan meletus, dan jika
mereka tidak melakukan tindakan amoral maka gunung ini akan meletus.
Akhirnya gunung tersebut meletus dan hasil letusan tersebut membentuk
kawah besar yang kemudian diisi oleh air dan menjadi danau seperti
sekarang.

B. Keistimewaan

Presiden
Pertama RI Ir. Soekarno pada suatu ketika berkunjung ke Danau Maninjau
dan takjub dengan keindahannya. Untuk mengungkapkan kekagumannya
tersebut ia menulis sebuah pantun yang berbunyi “Jika makan arai Pinang, makanlah dengan sirih yang hijau, jangan datang ke Ranah Minang, kalau tak mampir ke Maninjau.
Pantun yang ditulis oleh Presiden pertama RI ini, cukup mewakili untuk
menggambarkan keindahan panorama alam Danau Maninjau nan eksotis.

C. Lokasi

Danau Maninjau terletak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia.

D. Akses

Untuk
bisa mencapai Danau Maninjau, perjalanan ditempuh melalui jalur darat.
Ada 2 alternatif  jalur untuk menuju ke Danau maninjau. Pertama,
memasuki jalur dari Barat dan Kedua dari Timur. Dari Barat, perjalanan
dimulai dari Padang melewati jalur Pariaman menuju Lubuk Basung (ibu
kota Kabupaten Agam), lebih kurang ditempuh selama 1 ½ jam. Untuk
transportasi bisa menggunakan angkutan umum, travel, dan mobil sewaan.
Dari timur,
perjalanan
dimulai dari Padang menuju Bukittinggi dan dari kota Bukittinggi
perjalanan dilanjutkan ke Danau Maninjau melewati kelok 44 menggunakan
angkutan umum, mobil pribadi, atau mobil sewaan. Waktu perjalanan
ditempuh kurang lebih 3 jam.

E. Tiket

Untuk masuk objek wisata tidak dipungut biaya.

F. Akomodasi

Di
sekitar Danau Maninjau banyak hotel yang bisa dijadikan untuk tempat
menginap, mulai dari kelas berbintang sampai kelas melati. Di samping
hotel, ada juga home stay yang dikelola oleh masyarakat, yang
bisa dijadikan sebagai alternatif bagi para wisatawan untuk tempat
menginap. Sedangkan untuk mengobati rasa lapar, para wisatawan bisa
memilih tempat makan yang disukai, karena banyak restoran-restoran yang
tersedia di sepanjang pinggir danau dengan menyajikan berbagai menu baik
aneka masakan Padang maupun masakan dari mancanegara.

Indahnya Danau Maninjau